Bulatan Sport – Lando Norris mengakui kesalahannya setelah gagal mendapatkan posisi start yang lebih baik pada kualifikasi Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat 2026 di Circuit of The Americas, Austin, Sabtu (24/10/2026) waktu setempat.
Pembalap McLaren itu harus puas menempati posisi kedelapan setelah catatan waktu putaran terakhirnya di Q3 dihapus akibat pelanggaran batas lintasan atau track limits.
Norris sebenarnya sempat naik ke posisi keenam. Namun, ia dinilai melewati batas lintasan di Tikungan 19 sehingga waktu putarannya dibatalkan. Hasil tersebut membuatnya turun dua posisi, tepat di belakang rekan setimnya, Oscar Piastri.
Norris tidak berusaha mencari alasan atas kesalahan tersebut. Ia justru menyampaikan kekecewaan terhadap penampilannya sendiri.
“Saya tampil sangat buruk hari ini, jadi saya tidak senang dengan diri sendiri,” kata Norris, dikutip dari Crash.net.
Norris Merasa Bisa Memulai Balapan dari Posisi Kedua
Kekecewaan Norris semakin besar karena ia menilai mobil McLaren MCL40 sebenarnya memiliki kecepatan yang cukup untuk bersaing memperebutkan posisi start kedua.
Namun, karakter mobil yang sulit dikendalikan membuatnya kesulitan menghasilkan satu putaran sempurna sepanjang sesi kualifikasi.
Norris bahkan menyebut MCL40 sebagai mobil paling sulit yang pernah dikemudikannya selama berkarier di Formula 1.
Menurut pembalap asal Inggris itu, mobilnya memiliki kecepatan yang menjanjikan, tetapi sangat sulit dikendalikan ketika berusaha mencapai batas performa.
Masalah tersebut terlihat dari perbedaan hasil Norris sepanjang kualifikasi. Ia sempat menjadi yang tercepat di Q1 sebelum akhirnya gagal memaksimalkan kesempatan terakhir pada Q3.
Sementara itu, Piastri juga menghadapi kendala serupa. Pembalap asal Australia tersebut menempati posisi ketujuh dan belum mampu mengeluarkan potensi terbaik mobil McLaren.
McLaren Kesulitan Menemukan Keseimbangan Mobil
McLaren datang ke Austin dengan membawa sejumlah pembaruan pada MCL40 untuk meningkatkan daya saingnya.
Pembaruan tersebut mencakup perubahan geometri suspensi depan dan profil diffuser. Namun, persoalan pengendalian mobil belum sepenuhnya teratasi.
Norris menjelaskan bahwa perbaikan performa di beberapa tikungan terkadang justru membuat mobil lebih sulit dikendalikan di bagian lintasan lainnya.
McLaren juga menghadapi kesulitan di sektor ketiga Circuit of The Americas, khususnya pada tikungan berkecepatan rendah.
Kondisi tersebut mempersempit ruang bagi Norris untuk memaksimalkan kecepatan mobil tanpa melakukan kesalahan.
Meski hasil kualifikasinya mengecewakan, Norris masih melihat peluang untuk memperbaiki posisi pada balapan utama. Ia menilai kecepatan McLaren lebih baik daripada yang terlihat dari posisi startnya, meskipun menyalip dari urutan kedelapan tidak akan mudah.
Kualifikasi GP Amerika Serikat sendiri dimenangi Kimi Antonelli. Pembalap Mercedes tersebut mencatatkan waktu 1 menit 34,035 detik untuk merebut pole position, diikuti Max Verstappen dan Isack Hadjar di posisi kedua serta ketiga.






