Bulatan Sport – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menghadapi situasi yang tidak mudah pada hari pertama Moto3 Australia 2026. Meski berhasil memperbaiki catatan waktu putarannya, pembalap Honda Team Asia itu justru harus memulai sesi kualifikasi dari Q1.
Veda menempati posisi ke-16 dalam sesi Practice yang berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Jumat (23/10/2026). Hasil tersebut membuatnya gagal mengamankan tempat otomatis di Q2 yang hanya diberikan kepada 14 pembalap tercepat. Baca Juga: Fabio Di Giannantonio Berat Berpisah dengan Phillip Island, MotoGP Pindah ke Adelaide
Padahal, penampilannya pada latihan bebas pertama sempat memberikan harapan. Veda mampu bersaing di tujuh besar sebelum persaingan semakin ketat dalam sesi penentuan tiket kualifikasi.
Catatan Waktu Membaik, tetapi Persaingan Semakin Ketat
Veda membuka akhir pekan Grand Prix Australia dengan menempati posisi ketujuh pada Free Practice 1 (FP1).
Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 36,525 detik.
Hasil tersebut memperlihatkan kemampuannya beradaptasi dengan karakter Phillip Island, sirkuit yang terkenal memiliki tikungan cepat dan perubahan arah yang menuntut ketepatan dalam memilih jalur balap.
Namun, situasi berubah ketika Practice dimulai.
Para pembalap meningkatkan kecepatannya untuk memperebutkan tempat di Q2. Veda juga berhasil mempertajam catatan waktu menjadi 1 menit 36,248 detik.
Artinya, ia mampu memangkas waktu putarannya sebesar 0,277 detik dibandingkan hasil FP1.
Sayangnya, peningkatan tersebut belum cukup.
Sejumlah rival mencatatkan waktu yang lebih cepat pada menit-menit akhir, membuat Veda turun hingga menempati urutan ke-16.
Hanya Terpaut 0,076 Detik dari Tiket Q2
Hal yang paling menarik dari hasil Practice Moto3 Australia adalah tipisnya jarak antara Veda dan kelompok pembalap yang lolos otomatis ke Q2.
Ryusei Yamanaka menempati posisi ke-14 dengan waktu 1 menit 36,172 detik. Sementara itu, Veda berada di urutan ke-16 dengan catatan 1 menit 36,248 detik.
Selisih keduanya hanya 0,076 detik.
Perbedaan sekecil itu sudah cukup menentukan nasib seorang pembalap dalam sesi kualifikasi Moto3.
Keadaan ini sekaligus memperlihatkan bahwa kecepatan satu putaran tidak selalu menghasilkan posisi yang lebih baik apabila para pesaing mampu meningkatkan performanya dalam waktu bersamaan.
Bagi Veda, kehilangan tiket otomatis bukan berarti seluruh peluang sudah tertutup. Ia masih bisa melanjutkan persaingan menuju Q2 melalui sesi kualifikasi pertama.
Alvaro Carpe Kuasai Practice di Phillip Island
Sementara Veda harus menerima posisi ke-16, Alvaro Carpe tampil sebagai pembalap tercepat pada sesi Practice.
Pembalap Red Bull KTM Ajo itu membukukan waktu 1 menit 35,292 detik.
Carpe mengungguli pembalap tuan rumah Joel Kelso dengan selisih hanya 0,026 detik.
Juara dunia Moto3 2026, Maximo Quiles, berada di posisi ketiga setelah mencatatkan waktu 1 menit 35,423 detik.
David Almansa dan Scott Ogden melengkapi lima besar.
Persaingan yang ketat di kelompok depan menunjukkan bahwa perebutan posisi start pada Grand Prix Australia berpotensi berlangsung sengit.
Kesempatan Veda Belum Berakhir
Veda kini harus mengalihkan perhatian ke Q1 yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (24/10/2026) pukul 08.45 WIB.
Dalam sesi tersebut, empat pembalap tercepat berhak melanjutkan perjuangan ke Q2 untuk memperebutkan posisi start terbaik.
Q2 sendiri dijadwalkan dimulai pukul 09.10 WIB.
Dengan demikian, Veda Ega Pratama harus melalui Q1 Moto3 Australia 2026 sebelum bisa bersaing menentukan posisi start di barisan yang lebih depan.
Tantangan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran Veda pada musim pertamanya mengikuti Kejuaraan Dunia Moto3.
Pengalaman menghadapi persaingan waktu yang sangat rapat dapat menjadi pelajaran penting, terutama dalam menentukan kapan harus menyerang untuk mencatatkan putaran tercepat.
Veda sebelumnya menunjukkan potensi ketika finis keenam pada Grand Prix Indonesia di Mandalika.
Hasil tersebut menjadi modal positif meskipun karakter Phillip Island berbeda dari lintasan di Indonesia.
Balapan utama Moto3 Australia dijadwalkan berlangsung Minggu (25/10/2026) pukul 07.00 WIB dengan total 21 putaran.
Kini, perhatian tertuju pada kemampuan Veda memanfaatkan kesempatan kedua dalam kualifikasi. Jika mampu masuk empat besar Q1, ia masih berpeluang memperbaiki posisi start untuk balapan Minggu.






