Bulatan Sport – Perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 masih terbuka setelah rangkaian GP Australia di Phillip Island. Marc Marquez memimpin dengan 365 poin, hanya unggul 10 angka atas Jorge Martin.
Saat ini masi tersisa empat balapan lagi. Marco Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan 315 poin, sedangkan empat pembalap lain juga belum bisa kita coret dari peta persaingan.
Klasemen: Marquez dan Martin Terpisah 10 Poin
Marquez berhasil melewati poin Martin dari kemenangan Sprint Race Australia, Sabtu (24/10/2026). Race utama pada Minggu dibatalkan, sehingga tidak ada tambahan poin dari sesi tersebut.
Berikut posisi tujuh pembalap yang masih memiliki peluang matematis menjadi juara dunia setelah putaran Australia.
| Posisi | Pembalap | Tim | Poin | Selisih |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Marc Marquez | Ducati Lenovo | 365 | – |
| 2 | Jorge Martin | Aprilia Racing | 355 | 10 |
| 3 | Marco Bezzecchi | Aprilia Racing | 315 | 50 |
| 4 | Pedro Acosta | Red Bull KTM | 263 | 102 |
| 5 | Ai Ogura | Trackhouse Aprilia | 259 | 106 |
| 6 | Fabio Di Giannantonio | VR46 Ducati | 252 | 113 |
| 7 | Raul Fernandez | Trackhouse Aprilia | 236 | 129 |
Marquez dan Martin menjadi dua kandidat yang sangat berpotensi menjadi juara dunia. Bezzecchi masih bisa mengejar, tetapi membutuhkan hasil yang jauh lebih baik daripada pemimpin klasemen di beberapa seri berikutnya.
Baca Juga: Marc Marquez Ungkap Kehebatan Jorge Martin, Rival yang Sudah Dikagumi Sejak 2024
Pedro Acosta dan tiga pembalap di belakangnya menghadapi selisih lebih dari 100 poin. Peluang mereka masih ada berdasarkan hitungan poin, bukan karena berada dekat dengan posisi teratas.
Sprint Australia Mengubah Arah Persaingan
Sebelum Phillip Island, Martin memimpin klasemen dengan 355 poin. Ia unggul dua angka atas Marquez yang mengumpulkan 353 poin.
Keduanya terlibat pertarungan ketat dalam Sprint. Martin sempat menekan Marquez di barisan depan, tetapi terjatuh pada lap kedelapan di Tikungan 8. Ia gagal meraih poin, sementara Marquez memenangkan Sprint dan memperoleh 12 poin.
Keunggulan dua poin Martin pun berubah menjadi defisit 10 poin. Situasi semakin rumit ketika pemeriksaan medis menemukan patah tulang radius pada lengan kanannya.
Baca Juga: MotoGP Australia 25 Oktober 2026: Seluruh Balapan Hari Minggu Resmi Dibatalkan
Balapan utama Australia kemudian batal disebabkan jarak pandang yang buruk dan menghalangi operasi helikopter medis. Pembatalan itu membuat klasemen tetap seperti setelah Sprint. Marquez kehilangan kesempatan menambah poin, sedangkan Martin terhindar dari kemungkinan tertinggal lebih jauh akibat absennya pada Minggu.
Cedera Martin, Peluang Bezzecchi
Pemeriksaan lanjutan menunjukkan Martin mengalami satu patah tulang radius dekat pergelangan tangan yang tidak bergeser. Dugaan patah tulang kedua tidak terbukti. Aprilia menyatakan pembalapnya akan menjalani perawatan, tetapi belum memastikan keikutsertaannya di Malaysia.
Kondisi tersebut menjadi faktor penting dalam perebutan gelar. Selisih 10 poin masih memungkinkan Martin merebut kembali pimpinan dalam satu akhir pekan, asalkan ia bisa kembali berlomba dan mendapatkan hasil lebih baik.
Bezzecchi juga patut diperhitungkan. Pembalap Aprilia itu finis keempat dalam Sprint Australia setelah sempat turun ke posisi ke-12 pada lap pembuka. Dengan 315 poin, ia berjarak 40 poin dari Martin dan 50 poin dari Marquez.
Baca Juga: Marco Bezzecchi Sayangkan MotoGP Australia Batal, Kagum pada Penonton
Kemenangan dalam beberapa balapan berikutnya akan membantu Bezzecchi memangkas selisih. Namun, ia juga membutuhkan para rival di depannya kehilangan poin agar dapat mengejar dari posisi ketiga.
Empat Seri Tersisa dan Maksimal 148 Poin
Setiap akhir pekan MotoGP menawarkan maksimal 37 poin: 12 dari kemenangan Sprint dan 25 dari balapan utama. Dengan empat seri tersisa, seorang pembalap masih dapat meraih paling banyak 148 poin.
| Seri | Tanggal 2026 |
|---|---|
| Malaysia | 30 Oktober – 1 November |
| Qatar | 6-8 November |
| Portugal | 20-22 November |
| Valencia | 27-29 November |
Secara matematis, Marquez bisa menutup musim dengan 513 poin jika memenangi seluruh Sprint dan balapan utama tersisa. Batas teoritis Martin adalah 503 poin dan Bezzecchi 463 poin. Angka tersebut bukan prediksi hasil lomba.
Bahkan Raul Fernandez di urutan ketujuh masih dapat mengumpulkan 384 poin jika meraih seluruh 148 poin tersisa. Sebaliknya, Alex Marquez yang menempati posisi kedelapan dengan 181 poin sudah tidak mungkin mengejar total Marc Marquez saat ini.
Artinya, tujuh pembalap masih masuk hitungan matematis. Namun, keunggulan kecil Marquez atas Martin membuat setiap poin di Malaysia menjadi penting, terutama karena kondisi kebugaran Martin belum memiliki kepastian untuk seri tersebut.






